Kepatuhan Memakai Masker Capai 96,47%, Provinsi Bali Peringkat Tertinggi Dalam Penerapan Protokol Kesehatan

by -

Denpasar, Baliinside.id – Dalam rapat yang digelar BNPB/Ketua Satgas Nasional Penanggulangan Covid-19, Bapak Letjen TNI Doni Monardo pada tanggal 5 Januari 2021 yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur Se-Indonesia, Provinsi Bali dinyatakan mencapai peringkat tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan.

Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya (kiri) dan Kadishub Bali Samsi Gunarta. (Foto oleh Pemprov Bali)

Bukan tanpa alasan Provinsi Bali dinyatakan mencapai peringkat tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan, melainkan setelah menilik data kepatuhan memakai masker yang persentasenya mencapai 96,47%, serta Kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan dengan persentase mencapai 91,95%.

“Kepatuhan memakai masker serta Kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan ini merupakan tertinggi di Indonesia,” ujar Gubernur Bali, Wayan Koster saat melakukan jumpa pers terkait Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali, pada Selasa (5/1) di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Bali.

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, Wayan Koster sebelumnya menegaskan bahwa Provinsi Bali melakukan penerapan protokol kesehatan, karena berdasarkan kebijakan pengetatan penerapan protokol kesehatan.

Mengutip data penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Bali sampai dengan 5 Januari 2021, kasus terkonfirmasi positif berjumlah 18.415 orang, sembuh 16.680 orang (90,58%), dan meninggal Dunia 540 orang (2,93%). Sedangkan kasus aktifnya menjadi 1.195 orang (6,49%),

“Mengenai penambahan kasus baru tertinggi terjadi di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Tabanan,” tambah Gubernur Bali, Wayan Koster.

Seraya mengatakan pencapaian kinerja yang baik ini adalah berkat kerja keras dan kebersamaan dari para pihak, seperti dari Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali, Kodam IX/Udayana, Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Bali masing-masing beserta jajaran, dan Desa Adat, Desa/Kelurahan, serta kelompok masyarakat.

Pencapaian kinerja yang baik ini juga menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan dan kebijakan Pemerintah Pusat serta Pemerintah Daerah.