Ini Biaya Maksimal Rapid Test dan Swab PCR di Fasilitas Kesehatan Bali

by -

Denpasar, Baliinside.id – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengeluarkan Surat Edaran tentang Batasan biaya Rapid Test dan Swab PCR. SE nomor 440/8890/Yankes.Dinkes/2020 tersebut dikeluarkan pada tanggak 18 Juni 2020.

Ada 5 poin yang disampaikan dalam SE tersebut. Pertama pelaksanaan pemeriksaan Rapid Test dan Swab PCR kasus Covid-19 dan penugasan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali dan kabupaten/kota dilaksanakan tanpa dipungut biaya.

Kedua untuk pemeriksaan Raapid Test dan Swab PCR pelaku perjalanan dan keperluan sendiri (mandiri) dapat dipungut biaya sesuai ketentuan tarif di masing-masing fasilitas kesehatan. Artinya setiap orang yang melakukan perjalanan keluar Bali atau Ke Bali agar melakukan Rapid Test dengan biaya sendiri di fasilitas kesehatan yang menyediankan pelayanan tersebutm. Sedangkan bagi mereka yang melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang agar melakukan Swab Test dengan biaya sendiri pula.

Adapun standar maksimal biaya Rapid Test dijelaskan pada point ketiga. Meminta masing-masing fasilitas kesehatan agar menyesuaikan dengan unit cost dengan mengupayakan biaya tidak melebihi Rp. 400.000.

Sementara biaya Swab PCR pada point keempat meminta kepada fasilitas kesehatan agar menyesuaikan biaya tidak melebihi Rp. 1.800.000. Besaran biaya tersebut agar dipatuhi oleh semua fasilitas kesehatan yang ada di Bali.

Pada point kelima, fasilitas kesehatan yang melaksanakan pemeriksaan Rapid Test dan Swab PCR agar memenuhi standar dan menyampaikan laporan rutin kepada Dinas Kesehatan Kab/kota dengan tembusan ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Itu adalah standar biaya kesehatan di fasilitas yangbada di Bali dan mungkin berbeda harganya dengan fasilitas kesehatan yang ada di luar Bali.