GTPP Covid-19 Kota Denpasar Serukan Disiplin Prokes Dalam Rumah Tangga

by -

Denpasar, Baliinside.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar menyerukan kepada masyarakat Denpasar untuk disiplin dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam lingkungan rumah tangga. Seruan ini terkait kasus positif baru yang penularannya didominasi oleh klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar pada Minggu (6/12)

Dewa Rai mengakui perkembangan kasus Covid-19 masih sulit diprediksi. Tren yang berfluktuatif pun masih terlihat pada perkembangan kasus di Kota Denpasar. Dimana, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar masih menemukan adanya kasus positif dan kasus sembuh Covid-19. Pada Minggu (6/12) ibukota Provinsi Bali ini mecatatkan kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 17 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 18 orang yang tersebar di 10 wilayah desa/kelurahan.

Berdasarkan Data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif tercatat mengalami lonjakan tinggi di dua wilayah yakni Desa Padangsambian Kaja dan Kelurahan Kesiman yang mencatatkan penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 4 kasus baru. Disusul Desa Sidakarya dan Kelurahan Sesetan yang mencatatkan penambahan kasus sebanyak 2 kasus baru. Sedangkan 6 desa/kelurahan lainya mencatatkan penambahan kasus msing-masing 1 orang dan sebanyak 33 desa/kelurahan nihil penambahan kasus.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Sehingga bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil callling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai (mulia)